Modif Jupiter MX 135LC, Mewujudkan Konsep X1-R

 

Modif Jupiter MX 135LC, Mewujudkan Konsep X1-R

Sejatinya Irwan Saputra ingin ubahan di Yamaha Jupiter MX 135LC miliknya. Pria yang tinggal di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat ini mulai bosan dengan tampilan standar bebek sport yang dimilikinya sejak 2008 silam. “Melihat Yamaha X1-R, jadi kepingin MX dibuat seperti itu. Desainnya lebih sporty,” bilangnya.

 

Konsep sporty yang dimiliki bebek super asal Thailand itu diterima sempurna oleh Dimas Erlangga. Doi, modifikator Diemaz Motor. Langsung aja, MX milik Irwan diubah jadi X1-R.

“Model X1-R memang sudah bagus untuk konsep besutan bebek. Jadi, enggak terlalu banyak ubahan didesain cover depan,” jelas Dimas yang workshop-nya terletak di Perumnas 2 Karawaci, Jl. Baja Raya, No. 83, Karawaci, Tangerang.

Begitunya buat mewujudkan konsep X1-R, modifikator yang banyak hasilkan desain nasional ini aplikasi dua macam bahan. Yaitu, pelat besi dan fiberglass. Dua bahan ini dipakai sesuai kebutuhan.

Misalnya buat cover bodi depan. Pakai fiber, tujuannya juga agar bobot kendaraan tidak terlalu berat daripada pakai pelat. Menariknya, lewat bahan serat kaca ini pun bisa lebih berkreasi.

Aslinya Yamaha X1-R, cover tengah tak menutup hingga ke sisi bak kopling. Tapi, oleh modifikator 29 tahun ini, cover di MX Irwan dibuat lebih panjang. So, lebih tampil beda! Hal yang sama berlaku buat sepatbor depan. Agar desain makin eye catching, pelindung cipratan air dan kotoran dari roda itu dibuat punya lubang angin.

Model X1-R memang sudah bagus untuk konsep besutan bebek

Kini, giliran pelat besi yang bicara. Pemakaian part ini, cenderung hanya untuk part-part yang punya dimensi kecil. Misalnya, sepatbor belakang dan undertail. “Pakai pelat galvanis tebal 2 mm. Sebenarnya hingga lengan ayun juga. Tapi, hanya melapisi saja,” sebut modifikator 2 anak itu.

Dibilang melapisi, karena swing arm didesain ulang. Arm model moge ini dibuat dari pipa holow diameter 2 inci. Nah, lapisan pelat bersifat sebagai pemanis juga penguat kontruksi.

Akibat pemakaian arm buatan, peredam kejut juga menyesuaikan. Dimas aplikasi sok milik Yamaha Scorpio. “Biar rebound-nya lebih dapat. Dudukan sok atas tetap pakai braket bawaan MX. Sedang bagian bawah langsung ke arm. Braket dibuat dari pelat baja 8 mm,” tutup pria ramah ini.

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Corsa 100/70-17
Ban belakang : Swallow 130/70-17
Pelek depan : Variasi 2,5×17
Pelek belakang : Variasi Scorpio 4×17
Diemaz Motor : (021) 950-05024

 

JANGAN LEWATKAN