Upgrade Performa Yamaha YZF-R25, Ketagihan Nge-gas Motor

Loading...

Upgrade Performa Yamaha YZF-R25, Ketagihan Nge-gas MotorJonathan Rieswan mengaku ketagihan. Ettcchhh.. candu kali? Eits, tunggu dulu bro. Maksudnya bukan bergelut didunia hitam maupun narkoba, melainkan ketagihandengan oprek Yamaha R25 jadi lebih kencang!

“Saya main motor belum lama, lebih tepatnya sih masih junior kali ya? Heheheheeee…. Sejak memiliki Yamaha YZF-R25 ini pada bulan Agustus tahun lalu, pasalnya tiap hari pakai mobil. Namun beberapa waktu kemudian saya kenal Freddy A Gautama, pemilik Ultra Speed Racing (USR) dan dikenalkan dengan teman-temannya yang suka fun race di Sirkuit Sentul, Bogor. Tidak lama kemudian saya tertarik oprek motor dan ikutan ngegas juga. Kecemplung deh, tapi seru juga sih,” ujar warga Tomang, Jakbar.

Upgrade Performa Yamaha YZF-R25, Ketagihan Nge-gas MotorMenurut pengakuan dari pria usia 27 tahun ini awalnya tidak begitu tahu cara bawa motor. “Setelah gabung di ROCK (R25 Owner Community Kaskus) dan sering mengadakan acara safety riding dan fun race di Sentul, maka disitulah ia paham tentang semuanya. Baik cara menikung, braking maupun bermanuver. Eh, sampai sekarang malah ketagihan pengin tambah kenceng lagi,” paparnya.

Untuk soal korekan, tunggangan yang dibalut biru dof ini dipegang langsung USR. “Pengerjaan yang dilakukan tidak begitu banyak pada dapur pacu. Hanya saja porting polish, aplikasi kampas kopling WRX, per kopling CLD dan knalpot RX8. Sedangkan untuk optimalkan pengapian pakai koil Ultraspeed dan ECU a Racer RC2,” tukas Freddy.

READ:  Yamaha YZF-R25 Untuk Harian Dan Fun Race, Isi Kantong Yang Menentukan

Upgrade Performa Yamaha YZF-R25, Ketagihan Nge-gas MotorSang mekanik membeberkan jika a Racer RC2 masih tahap riset dan belum final. “Meski semua masih riset, tapi saat di tes dyno sudah tembus 30,16 dk, sedangkan standarnya 26,26 dk,” imbuhnya.

Tidak mau ketinggalan ngesot ditikungan, footstep standarnya diganti model underbond. Kemudian adopsi ban dengan tapak yang lebih lebar. “Biar pengereman depan juga optimal, kaliper pakai Brembo 4 piston,” tutup Freddy.

Data modifikasi
Knalpot : RX8
ECU : a Racer RC2
Koil : Ultraspeed
Kampas kopling : WRX
Per kopling : CLD
Busi : NGK Iridium
Footstep : Underbond
Ban : Diablo Super Corsa 110/70-17 & 150/60-17
Kaliper depan : Brembo 4 piston
Slang rem : Hel
Master rem : KTC
Estimasi biaya : Rp 15 jutaan

Loading...