Modifikasi Kaki-Kaki Yamaha YZF-R25 Dengan Limbah Moge

Loading...

Modifikasi Kaki-Kaki Yamaha YZF-R25 Dengan Limbah MogeModifikator yang beroperasi di Berkat Motor (BM) mengubah kuda besinya dengan mengaplikasikan limbah moge (motor gede) di sektor kaki-kaki bukanlah hal yang sulit. Namun kali ini urusan yang mudah tersebut mendapat tantangan dari Ananta si empunya Yamaha YZF-R25.

Kaki-kaki moge yang diaplikasikannya ini tidak kalah ringannya dengan peranti standarnya. “Tidak sedikit pecinta modifikasi yang ingin mengandalkan limbah moge di sektor kaki-kaki, tapi kadang tidak memperhatikan apakah limbah yang dipasang tersebut lebih ringan atau tidak. Kebanyakan asal pasang dan ujungnya tunggangan malah tambah berat dan kurang nyaman dipakai,” papar Ananta.

Modifikasi Kaki-Kaki Yamaha YZF-R25 Dengan Limbah MogePria yang berkediaman di Sahid Sudirman Residence, Jaksel ini menghindari hal tersebut pada R25-nya. “Intinya selain menginginkan penampilan yang lebih gaya, tapi juga lebih enak dan nyaman dipakai harian. Makanya saya tidak sembarangan pasang limbah moge,” ujar pria usia 35 tahun ini.

Nah, inilah pekerjaan khusus buat Rudi, namun hal ini tidak menyerah. “Sebelum komponen limbah ditebus, mesti ditimbang mana yang lebih ringan dari part orisinalnya, sesuai order sang pemilik. Nah, hal ini yang tak gampang, pasalnya bukan asal ringan saja, tapi juga harus matching dengan tampang R25,” papar modifikator di Jl. Ciledug Raya, Kreo, Tangerang.

READ:  Upgrade Performa Yamaha YZF-R25, Ketagihan Nge-gas Motor

Kendati demikian, sang kanibal kuda besi ini menemukan pelek dan swing arm yang sesuai. “Swing arm copotan Yamaha YZF-R6 yang lebih ringan sekitar 1 kg dari swing arm R25. Lalu pelek depan beserta kedua cakram milik Honda CBR 400, sedangkan pelek belakang Kawasaki ZX750. Masing-masing lebih ringan 1 kg dari pelek R25,” ungkap Rudi.

Modifikasi Kaki-Kaki Yamaha YZF-R25 Dengan Limbah MogeHal yang dinginkan Ananta memang pilihan tepat. “Setelah semua selesai, penampilannya semakin gaya dengan bobot ringan dan juga lebih safety karena tapak ban lebih lebar. Selain itu untuk bermanuver juga lebih lincah karena wheelbase lebih pendek sekitar 2-3 cm dibanding bawaan R25,” yakin sang Builder ini.

Nah, untuk pemasangan swing arm R6 tidak lansung terpasang. Namun butuh beberapa penyesuaian lagi. Seperti dudukan swing arm agar pemasangannya tepat dan tidak goyang nantinya. “Karena beda genre yakni monosok R25 model langsung alias tancep, sedangkan R6 pakai monocross (Unitrak). Jadi mesti bikin dudukan monosok dan dudukan Unitrak baru di sasis R25,” jelas Rudi.

Loading...