Yamaha YZF-R25 Untuk Harian Dan Fun Race, Isi Kantong Yang Menentukan

Loading...

Yamaha YZF-R25 Untuk Harian Dan Fun Race, Isi Kantong Yang MenentukanMeski belum begitu banyak berlalu-lalang di Tanah Air, akan tetapi Yamaha YZF-R25 yang turun ngesot di ajang balap fun race sudah cukup banyak! Terbukti saat gelaran balap Yamaha Sunday Race di sirkuit Sentul, Bogor, Jabar (29/3) yang lalu.

Total yang ikut digelaran ini kurang lebih ada 100 starter dengan tiga kelas yang berbeda, komunitas A untuk umum non pembalap profesinal dan komunitas B untuk mereka yang terdaftar di klub Yamaha. Modifikasinya enggak jauh beda, yang membedakan adalah status pembalapnya.

“Peserta tersebut bukan hanya dari bengkel-bengkel balap saja, namun komunitas pecinta balap ikut serta untuk memperlihatkan nyali ngesot yang dibawanya. Makanya banyak yang berlomba-lomba bikin makin ngacir tunggangan ini, baik untuk harian maupun turun balap,” ujar Usay, empunya Ilegal Racing.

Walaupun masih dalam posisi research, peserta yang membawa nama B’Pro Federal Oil Revpro Ilegal Racing ini juga melayani bikin R25 untuk balap profesional maupun korek harian ala komunitas. “Untuk balap profesional, kita pakai ECU Mega Squirt asal Amerika. Sedangkan untuk oprekan ala komunitas, cukup pakai piggyback,” imbuh pebengkel di Jl. Panjang Cidodol Jaksel.

Sama halnya dengan Paolo Irfansyah ‘Ivan’ empunya gerai VJ Racing Speed, ia juga membuka jasa untuk hal demikian. “Untuk kelas profesional kita pakai ECU custom, sedangkan untuk kelas komunitas, ECU enggak diapa-apain, karena saya sudah mengandalkan injektor dengan flowrate lebih besar,” pungkas pebengkel di Jl. H Hasan (Batas), Pasar Rebo, Jaktim.

Nah, untuk pemakaian harian saja, Sportisi Motorsport mengandalkan knalpot Scorpion, Power Commander VPCV dan filter udara K&N model replacement. “Urusan mesin, kita biasa melakukan porting polish dan aplikasi per kopling lebih keras,” ucap Koko Adiyaksa, store manager di Jl. Tenggiri, Rawamangun, Jaktim.

Sedangkan Anjany Racing (AR), ia ingin memiliki hasil yang lebih dari itu. Seperti porting polish, pasang knalpot AR-1, PCV dan part pendukung lainnya. “Yang pasti setelah pakai PCV dan seting ulang, putaran mesinnya bisa sampai 14.500 rpm,” beber Angga bos AR di Jl. Arteri Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakbar.

Untuk pebengkel yang bertempat di Jl. Panjang Kebon Jeruk, Jakbar ini. Hasil garapan yang diusungnya itu bisa untuk harian dan juga fun race, setelah dyno test bisa tembus di atas 30 dk. “Untuk porting dan polish, kita sekaligus flow bench,” ucap pebengkel di Jl. Panjang Kebon Jeruk, Jakbar ini.

Daftar belanja dan ubahan R25 paket

Ilegal Racing
Porting polish Rp 1,5 juta Knalpot B’Pro silencer alumunium Rp 3 juta Piggyback Power Commander V Rp 4,8 juta Per kopling B’Pro Rp 250 ribu Plat kopling RC3 Rp 500 ribu Pengerjaan 1 Minggu Total biaya Rp 10,050 juta.

VJ Racing Speed
Porting polish + skir klep Rp 1,5 juta Knalpot Pro Speed Shark Silver Rp 3,7 juta Injektor Maxtreme 12 Ports (2) Rp 1,8 juta Filter udara Ferrox (open) Rp 475 ribu Kampas kopling Maxtreme Rp 200 ribu Per kopling Maxtreme Rp 150 ribu Pengerjaan 1 mingguan Total biaya Rp 7,825 juta.

Sportisi Motorsport
Porting polish Rp 1,5 juta Knalpot Scorpion RP1GP Karbon Rp 8,5 juta Power Commander V + dyno Rp 5,2 juta Per kopling Rp 300 ribu Filter udar K&N Rp 1 juta Pengerjaan 1 minggu Total biaya Rp 16,5 juta.

Anjany Racing
Porting polish Rp 1,5 juta Knalpot AR-1 Rp 3,5 juta Power Commander V + seting Rp 4,5 juta Per kopling CLD Rp 200 ribu Kampas kopling Rp 350 ribu Filter udara BMC Rp 1 juta Jasa Rp 500 ribu Pengerjaan 2-3 hari Total biaya Rp 11,55 juta.

Ultraspeed Racing
Porting polish + flow Rp 3 juta Knalpot RX8 Rp 3,5 juta Koil Ultraspeed Rp 800 ribu Power Commander V + dyno Rp 4,9 juta Per kopling CLD Rp 200 ribu Kampas kopling WRX Rp 260 ribu Filter udara K&N Rp 1 juta Busi NGK Iridium @Rp 120 ribu RP 240 ribu Pengerjaan 1 minggu Total biaya Rp 13,9 juta.

Loading...