Racikan Yamaha Vega Memburu Podium Di Ajang Kejurnas Drag

Loading...

Pria yang disapa Bendol yang berprofesi sebagai tuner adu nyali di 201 meter asal Salatiga, Jawa Tengah, Korek Yamaha Vega ancam kejurnas drag jadi serius untuk rival-rivalnya di Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah, beberapa minggu lalu. Meski saat itu waktu tempuh melorot lantaran kondisi lintasan yang bergelombang dan sempat diguyur hujan, Yamaha Vega racikannya mampu merebut posisi kedua di kelas Bebek Tune up s/d 130 cc, dengan catatan waktu 8,329 detik.

“Beda 0,02 detik dengan juara pertama, Alvan Cebong. Karbu sempat kemasukan air dan membuat putaran mesin tidak bersih. Tercatat 8,068 detik pada top motor,” ungkap sembari menyebut Dwi Batang yang bertindak sebagai joki Vega bikinannya. Yuk, kita intip ubahan motor berkelir oranye yang membela bendera AMC Tritura ABRT 20 ADC V-Reinz ini!

Racikan Yamaha Vega Memburu Podium Di Ajang Kejurnas DragRacikan Yamaha Vega yang satu ini akan merebut posisi pada ajang kejurnas drag dikelas 130 cc, Andi membore up silinder Vega pakai piston Daytona berdiameter 55,25 mm. Karena profil kepala piston tersebut lumayan jenong, ditampah ubahan di head silinder, ia sukses mematok perbandingan kompresi sangat tinggi. Yaitu, 15,3:1. Makanya bahan bakar cuma bisa minum bensol doang, atau yang oktannya di atas 100.

READ:  Konsep Terbaru untuk Wajah Ninja 250 Jadi Lebih Sporty

Untuk bumbu-bumbu pada sektor head dipapas kepala silinder sebanyak 0,8 mm. Langkah tersebut untuk mempersempit ruang bakar. “Dengan kompresi segitu, karakter motor lebih kuat di putaran tengah ke atas. Makanya start jadi lebih nyaman karena tenaga tidak terlalu meledak-ledak,” beber Andi.

Selain itu, pengerjaan porting pada saluran isap dan buang selinder kop dilengkapi dengan desain noken as. Durasi bukaan klep bagian in dibikin sebesar 282°, sedangkan ex-nya 285°. “Untuk tinggi angkat katup isap kita seting sejauh 9,9 mm. Sementara buangnya dibikin 10,1 mm,” jelas pemilik nama lengkap Andi Murdiyatno ini.

Dengan buka tutup sejauh 9,9 mm dan pembuangan 10,1 mm, itu dihasilkan dari hasil desain ulang noken as mentah buat Mio. “Kita desain lift klep ex lebih tinggi, biar lebih lama bukanya. Makanya putaran atas jadi lebih kena,” tutupnya.

Data Modifikasi :

Karburator : PWK 28
CDI : Rextor pro drag
Koil : YZ 125
Knalpot : AHM
Noken as : Mio
Piston : Daytona

Loading...