Modifikasi Vespa Sprint 150 3V 2014, Berawal Dari Menghindari Jalan Macet

Loading...

Begitu lama mengingin-inginkan menunggangi Vespa racing look dan begitu selalu wara-wiri di balik setir bundar. Hingga akhirnya pria yang disapa Aldera ini harus berterima kasih pada kemacetan Jakarta.
Modifikasi Vespa Sprint 150 3V 2014, Berawal Dari Menghindari Jalan Macet
“Setiap tahunnya, Jakarta makin macet dengan pertumbuhan kendaraan yang banyak, akhirnya saya beli Vespa Sprint 150 3v di tahun 2014 silam. Ini sebagai utilitas sekaligus mewujudkan mimpi,” pungkasnya. Keinginannya yang begitu besar membuatnya semakin bersemangat untuk datang konsultasi di rumah modifikasi Epic Veil. Di bengkel yang terletak di Jl. Cipete Dalam Jaksel ini, konsep dimatangkan, part dikumpulkan.

Berawal dengan mempertahankan balutan cat merah bawaan motor. “Hitam salah satu desain agar menonjolkan kesan sporti,” katanya. Maka dari itu, semua aksesoris yang dijejalinya dominan warna hitam. Seperti list bodi depan, cover headlamp, spion bar end, hingga warna pelek yang dipilihnya. “Aksesori didominasi merek Zelioni, detailnya bagus,” tambah Dede.
Modifikasi Vespa Sprint 150 3V 2014, Berawal Dari Menghindari Jalan Macet
Untuk menghasilkan suasana balap, bagian jok dipapas model single seater. Selain itu, spakbor depan digantikan menjadi kecil agar model lebih simpel dan pastinya membuat part berkelas di roda depan makin menonjol. Adapun tambahan aksesoris seperti suspensi Bitubo full adjustable, disk brake Zelioni dan kaliper Brembo 4 piston dan selang rem Hel.

Dengan begitu, penampilannya sudah racing, tapi mesin tetap standar showroom. Cukup mengganti knalpot Akrapovic full system dan sedikit menyempurnakan area CVT. “Yang terpenting hanya penampilan racing look-nya makin kental. Untuk harian saya rasa tidak perlu lakukan upgrade mesin,” ujar.
Modifikasi Vespa Sprint 150 3V 2014, Berawal Dari Menghindari Jalan Macet
Sedangkan sektor kaki-kaki ada keunikan, yakni pelek depan Vespa 946. Pemasangan pelek yang seharga Rp 3 juta ini tinggal plek karena punya dudukan sama. Tapi sayangnya pelek ini hanya bisa dipasang di roda depan saja. Ini bertujuan untuk tampil beda, maka sistem pengereman belakang Sprint ini dari teromol jadi cakram,” jelas Iggy, owner Epic Veil.

Data Modifikasi :

Cat : Original dengan glass coating
Spion : Bar end Zelioni
Hand grip : Zelioni
Hand lever : Zelioni
Side bar : Zelioni
Cover headlamp : Zelioni
Sok depan : Bitubo
Sok belakang : Bitubo
Disc brake : Floating disc Zelioni
Cover fork : Zelioni
Variator & Clutch : Zelioni
CVT Belt : Malossi
Kaliper : Brembo
Selang rem : Hell
Pelek depan : OEM 946 12”
Fender depan : Custom
Hook : Zelioni
Jok : Custom single seat
Oil Dipstick : Zelioni
Cover Intake : Zelioni
Cover Bolt : Rep gtr revolution
Knalpot : Akrapovic
Fender Belakang : Carbon Kevlar
Ban Depan : Sava 120/70-12”
Ban Belakang : Pirelli Diablo 130/70-12”

Loading...